Prabowo dan pendukungnya di “Istana Presiden Kartanegara” (Nongkers)

Kupang, Nongkers – Rumah calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV diubah titik presisinya di aplikasi peta Googgle dengan nama Istana Presiden Kertanegara.  Ada pula yang mengubahnya menjadi ‘Istana Pleciden Kertanegara’.(Dikutip dari CNN Indonesia)

loading...

Titik presisi alamat rumah itu memang sudah lama berada di aplikasi Google Maps, namun tertulis begitu saja tanpa embel-embel seperti yang dibuatkan warganet saat ini.

BACA JUGA : Daftar HOAX PEMILU, Yang sudah Di Klarifikasi KPU 

Rumah yang berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu diketahui sebagai peninggalan orang tua Prabowo. Di rumah itu pulalah Prabowo kerap menjadikannya tempat berkegiatan politik di samping kediaman pribadinya yang berada di Hambalang, Kabupaten Bogor.

loading...

Di depan rumah yang berada di Jalan Kertanegara IV itu pula, Prabowo mendeklarasikan kemenangannya dalam Pilpres 2019 usai hari pencoblosan, meskipun sebagian besar hitung cepat (quick count) menyatakan rivalnya Joko Widodo (Jokowi) lah yang keluar sebagai pemenang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu sendiri dijadwalkan akan menetapkan hasil Pilpres 2019 pada 22 Mei mendatang.

Namun, Prabowo justru mengklaim berdasarkan hitungan riil internal, ia yang berpasangan dengan Sandiaga Uno berhasil meraup 62 persen suara dalam Pilpres 2019.

Di rumah itu pula, Prabowo sempat menyambut kelompok purnawirawan TNI yang menghormati dan menyalaminya satu-per satu sebagai ucapan selamat ‘telah memenangi Pilpres 2019’.

BACA JUGA : Video Prabowo, ” Media Brengsek, Kenapa dia … “

Adegan menyalami presiden itu pun juga tak luput dijadikan dagelan oleh warganet yang mempraktikkan gaya antre, hormat, dan jabat tangan serupa dengan cara dan tempatnya masing-masing.

Istana Presiden Kartanegara di Maps (Nongkers)

Soal Istana Presiden Republik Kertanegara ataupun Istana Pleciden Kertanegara itu ternyata tak hanya ada di Googlemaps, pun ada di aplikasi perjalanan Waze maupun di aplikasi perjalanan seperti Gojek.

Setidaknya ada dua titik yang lokasinya menunjukkan kediaman Prabowo yakni Istana “Presiden” Republik Kertanegara dan Istana Pleciden Kertanegara.

Tidak Percaya ? Silahkan Lihat Hasil Screenshot Pencarian Alamat ini
Screenshot Istana Pleciden Kartanegara (Nongkers)

Pada Sabtu (4/5) akun instagram @DennySirregar menggunggah tangkapan layar (screenshot) dari aplikasi Gojek dengan alamat Istana Pleciden Kertanegara.

Tak lupa dia juga membubuhi keterangan gambar dengan tulisan ‘eh sudah ada ternyata’ yang disertai emoticon tawa. Postingan itu pun telah disukai 6.833 pengguna Instagram hingga hari ini. 

Hebohnya Istana Pleciden Kertanegara ini tak hanya terjadi di media sosial, seorang pengguna aplikasi Gojek, Ria (26) pegawai swasta yang biasa menggunakan ojek daring untuk menuju kediaman Prabowo pun mengaku kaget.

Mulanya dia mengetahui hal itu dari postingan teman-temannya di Instagram. Awalnya dia mengira hal tersebut hanya candaan dan tak nyata, tapi saat mencobanya sendiri ternyata hal tersebut benar terjadi. 

BACA JUGA : Mulan Jameela Gagal Lolos ke DPR, Keluarga Ungkap Masa Lalunya

“Pertama tahu dari teman nge-posting itu di Instagram. Dikira cuma editan kan, tapi penasaran juga, sampai akhirnya ngecek sendiri buka aplikasi ojek online itu. Enggak tahunya beneran ada lokasi istana pleciden kertanegara dengan alamat yang cocok,” kata Ria.

Dia pun mengaku kaget karena alamat rumah salah satu capres bisa diedit seperti itu. Dia pun mengaku kasihan karena Prabowo saat ini justru banyak menjadi bahan candaan masyarakat. 

“Kaget lah kenapa bisa diedit kaya gitu dan malah jadi bahan candaan. Kasihan juga sama Prabowo,” katanya.(Vx/Nongkers*CNNIndonesia)

SPESIAL VIDEO : MENTERI SUSI TENGGELAMKAN 13 KAPAL ASING
loading...
Kategori: POLITIK

1 Komentar

Kecurangan Pemilu Hanya Asumsi Kubu 02 - Vicky IRK · Mei 15, 2019 pada 6:01 pm

[…] All In One – Kecurangan Pemilu yang disampaikan kubu 02. Dinilai Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin bahwa itu hanya merupakan asumsi. Hal itu dikatakan menanggapi pernyataan Prabowo yang menolak hasil penghitungan suara Pilpres oleh KPU jika ada kecurangan. BACA SELENGKAPNYA […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: